
Jumat, 10 Agustus 2018
Sabtu, 14 Juli 2018
Terhempas
Kebencian itu datang perlahan....dan sangat mendalam
walaupun nampak kau menari nari didepan semua orang
tapi kau lupa satu kerlingan mata jahatmu tertangkap
tertancap bahkan mengoyok segalanya.....
bertahan pada ranting rapuh
entah kapan luruh bersama dahan
setiap malam adalah hitungan
tentang sedih dan luka yang tak perna sembuh.
Merindukan yang berlalu adalah sia-sia
memagang janji yang ada adalah fatamorgana
bertahan pada arus yang besar adalah pilihan
dan menunggu dimana ini berhenti
Kamis, 14 September 2017
Makna Alinea Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
a. Alinea Pertama Alinea pertama Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memuat
=dalil objektif, yaitu bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perkemanusian dan perkeadilan dan kemerdekaan merupakan hak asasi semua bangsa di dunia. Dalil ini menjadi alasan bangsa Indonesia untuk berjuang memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan.
=dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Bangsa Indonesia telah berjuang selama ratusan tahun untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan ini didorong oleh penderitaan rakyat Indonesia selama penjajahan dan kesadaran akan hak sebagai bangsa untuk merdeka. Perjuangan juga didorong keinginan supaya berkehidupan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakaan kemerdekaan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
b. Alinea Kedua Alinea kedua menunjukkan ketepatan dan ketajaman penilaian bangsa Indonesia.
a. Bahwa perjuangan bangsa Indonesia telah mencapai tingkat yang menentukan.
b. Bahwa momentum yang telah dicapai harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan.
c. Kemerdekaan harus diisi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Alinea ini menunjukkan kebanggaan dan penghargaan atas perjuangan bangsa Indonesia selama merebut kemerdekaan. Ini berarti kesadaran bahwa kemerdekaan dan keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan sebelumnya.
c. Alinea Ketiga Alinea ketiga memuat bahwa kemerdekaan didorong oleh motivasi spiritual, yaitu kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia merupakan berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa. Ini merupakan perwujudan sikap dan keyakinan bangsa Indonesia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Alinea ketiga secara tegas menyatakan kembali kemerdekaan Indonsia yang telah diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. Melalui alinea ketiga ini, bangsa Indonesia menyadari bahwa tanpa rahmat Tuhan Yang Mahakuasa, bangsa Indonesia tidak akan merdeka. Kemerdekaaan yang dicapai tidak semata-mata hasil jerih payah perjuangan bangsa Indonesia, tetapi juga atas kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Alinea ketiga Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga memuat motivasi riil dan material, yaitu keinginan luhur bangsa supaya berkehidupan yang bebas. Kemerdekaan merupakan keinginan dan tekad seluruh bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang bebas merdeka. Bebas dari segala bentuk penjajahan, bebas dari penindasan, bebas menentukan nasib sendiri. Niat yang luhur ini
d. Alinea Keempat Alinea keempat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memuat prinsip-prinsip negara Indonesia, yaitu:
a. tujuan negara yang akan diwujudkan oleh pemerintah negara,
b. ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar,
c. bentuk negara, yaitu bentuk republik yang berkedaulatan rakyat,
d. dasar negara, yaitu Pancasila.
Sabtu, 09 September 2017
Literasi yang sederhana....
Selamat pagi anak-anakku..mari kita berdoa kemudian menyanyikan lagu Indonesia raya...anak-anakku sekalian 15 menit kedepan kita melaksanakan literasi program gemar membaca,karena membaca adalah jendela dunia.Pagi ini kita mulai, ada yang membawa buku cerita silakan dibaca bila tdk ada baiklah ibu yang akan membacakan cerita.Semoga kalian dapat menyimak dan mengerti maksud dari cerita yang ibu baca.Anak-anakku sekalian kegiatan pembiasaan literasi kita sudah berakhir ibu berharap kalian senang mangumpulkan buku, bisa memahami dan menceritakanya.bisa juga kalian membaca puisi dan segala macam bacaan yang sangat kaya ilmu dan filosofinya....ayo semangat membaca. Bagi jauh di Pedalaman,di Lembah bahkan pesisir bukan suatu kendala bila tidak ada perpustakaan dan sumber bacaan pengalaman dan pengetahuan guru yang handal mampu menyulap cerita berbagai cerita dan aneka bentuk Literasi..salam literasi dan semangat buat anak-anak yang jauh dari kota pasti bisa...karena gurumu cerdas dan handal
Tak bermakna
Saling tiada percaya
Yang satunya menipu
Saling ingin mengabaikan
Yang satunya ingin keuntungan
Saling menonjolkan kekayaan
Yang satunya apa adanya
Saling menyakiti
Yang satunya merasa bahagia....
Saling mendoakan.
Yang satunya menyimpan bara..
Oh dunia....tak bisa di mengerti..
Sabtu, 30 Mei 2015
Perempuan - perempuan favoritku
Senyuman manis.....tatapan binar penuh persaudaraan ,lenggang yang kuat ,punggung yang kokoh dan hati yang tulus kau beda dengan perempuan masa kini,perempuan yang hidup tergantung kekuatan listrik,jarang aku mendengar kalian bergosip,hidup kalian adalah pengabdian pada keluarga, kalian tak peduli kecewa atau bahagia yang penting hidup ini terus berjalan.
Perempuan -perempuan favoritku.....ku ingin menjadi seperti kalian yang bisa menyimpan rahasia badai dan bahagia tampa emosi .Kalian adalah kekayaan hati yang alami...
Saat suami - suami pergi dengan waktu yang tak pasti karena mencari nafkah,kalian relakan diri,jiwa demi anak- anak,alam menjadi kehidupanmu tampa pernah mengeluh, bahkan ketika sebagian suami hanya menghabiskan waktu berkumpul,cerita karena panen belum tiba ,kalian malah tersenyum dan tetap melayani dengan ikhlas ...piring-piring diatas meja makan tertata indah seperti meja makan di hotel berbintang,piring suami ,gelas suami lebih besar dari yangl ainnya....betapa bahagiannya dan relanya dirimu melayani suami,anak- anak dalam kesederhanaan yang yang menurutku sangat eksklusif.
Perempuan- peerempuan favoritku,tetaplah seperti itu karena dari kalian aku belajar banyak tentang kerelaan....karena di hatiku ,disampingku terlalu banyak emosi yang menuntut penghargaan atas cinta,kesetaraan, penghormatan dan masih banyak lagi istilah- istilah modern lainnya yang justru ketika ditarik garis- garis singgung dari semua itu malah hasilnya lebih membingungkan dan jauh dari kedamaian.Maka tetaplah kerelaan itu kuambil sehingga penghormatan,cinta ,kesetaraan dan istilahl ainnya mungkin bisa ku gapai.semoga.....
Sabtu, 16 Agustus 2014
Detak Jantung...
Semua selalu seperti kemarin,teringat masa-masa kecilku dulu..tak terasa waktu telah lama berlalu,tanganMu yang rapuh masih tetap kuat dihati kami...Dekapan sayangMu ciuman kasihMu terasa hangat di jantung hati kami..Jarak yang jauh membuat kami tak berarti ,Tuhan setiap detak jantungku hanya ada pelindung dan semangatku..kini di usia yang ke 72 Tahun..mulai sakit-sakitan,...Ya Allah ijinkan aku memohon dengan segenab hatiku....hanya Engkau yang tahu doa--doaku...Ya Allah Kabulkan keingingan hatiku ...amin.
Langganan:
Postingan (Atom)