Sabtu, 30 Mei 2015

Perempuan - perempuan favoritku

Senyuman manis.....tatapan binar penuh persaudaraan ,lenggang yang kuat ,punggung yang kokoh dan hati yang tulus kau beda dengan perempuan masa kini,perempuan yang hidup tergantung kekuatan listrik,jarang aku mendengar kalian bergosip,hidup kalian adalah pengabdian pada keluarga, kalian tak peduli kecewa atau bahagia yang penting hidup ini terus berjalan. Perempuan -perempuan favoritku.....ku ingin menjadi seperti kalian yang bisa menyimpan rahasia badai dan bahagia tampa emosi .Kalian adalah kekayaan hati yang alami... Saat suami - suami pergi dengan waktu yang tak pasti karena mencari nafkah,kalian relakan diri,jiwa demi anak- anak,alam menjadi kehidupanmu tampa pernah mengeluh, bahkan ketika sebagian suami hanya menghabiskan waktu berkumpul,cerita karena panen belum tiba ,kalian malah tersenyum dan tetap melayani dengan ikhlas ...piring-piring diatas meja makan tertata indah seperti meja makan di hotel berbintang,piring suami ,gelas suami lebih besar dari yangl ainnya....betapa bahagiannya dan relanya dirimu melayani suami,anak- anak dalam kesederhanaan yang yang menurutku sangat eksklusif. Perempuan- peerempuan favoritku,tetaplah seperti itu karena dari kalian aku belajar banyak tentang kerelaan....karena di hatiku ,disampingku terlalu banyak emosi yang menuntut penghargaan atas cinta,kesetaraan, penghormatan dan masih banyak lagi istilah- istilah modern lainnya yang justru ketika ditarik garis- garis singgung dari semua itu malah hasilnya lebih membingungkan dan jauh dari kedamaian.Maka tetaplah kerelaan itu kuambil sehingga penghormatan,cinta ,kesetaraan dan istilahl ainnya mungkin bisa ku gapai.semoga.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar