Senin, 26 Oktober 2020

Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran KHD

                         Koneksi antar Materi   Pemikiran Ki Hajar Dewantara  

                                                          Oleh   

                                          Rusnah Djalaluddin,S.Pd

                    

 

                                                                                                                                                                                        

Bangsa Indonesia perlu mewariskan pemikiran Ki Hajar Dewantara,perjalanan hidupnya benar-benar diwarnai sejarah perjuangan dan pengabdian kepada bangsa .Beliau mencurahkan perhatiannya pada pendidikan sebagai  alat memperoleh kemerdekaan  dengan mendirikan sekolah yang diberi nama Taman Siswa pada Tahun1922  walaupun mendapat kecaman dari pihak Kolonial Belanda Ki Hajar Dewantara tetap bertekad  memerdekakan jiwa jiwa tampa memandang status dan perbedaan.Menanamkan karakter baik  dengan budi pekerti  mengembang cipta,rasa dan karsa sehingga menimbulkan tenaga yang harmonis.Mengembangkan anak sesui kodrat alam dan zaman,bebas dari tekanan,gangguan lahir bathin merdeka  sehingga tercapai selamat lahir dan bahagia bathinnya.

Pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pelaksanaannya menggunakan metode among memomong siswa dengan pola  asah,asih,asuh memandang siswa sebagai anak kandung  .Tripusat pendidikan keluarga,sekolah dan masyarakat diharapkan dapat mengembangkan bakat minat sesuai kodrat alam,belajar ilmu dan adab.Trilogi pendidikan  guru sebagai ing ngarso sung tulodo,ing madya mangun karsa  dan tut wuri handayani  mengandung arti guru sebagai teladan,membangun serta mendorong  jiwa anak sehingga selamat dan bahagia.Pemikiran Ki Hajar Dewantara  tentang  kiat mengelolah kebudayaan  yaitu Trikon yaitu konvergen  tidak menutup diri dengan perkembangan  kebudayaan dunia,konsentris berpegang teguh padan kebudayaan sendiri,dan kontinyu mengelolah kebudayan  yang berkesinambungan masa lalu,masa  kini,dan masa akan datang

Pada masa kini dalam praktek pembelajaran kurikulum 2013  bertujuan meningkatkan mutu belajar siswa dengan kemandirian ,bekerjasama dan penanaman karakter melalui pembiasaan.Relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara dengan pembelajaran di kelas saat ini secara teori  sudah ada relevansi tetapi secara  praktek di lapangan begitu banyak permasalahan baik dari guru,siswa maupun orang tua.  Pola mengajar lama dengan ceramah ,tanya jawab ,serta berpusat pada ketercapaian kurikulum  membuat tujuan pendidikan  nasional sulit tercapai.

Setelah membaca modul  dan pengembangan materi    pemikiran  Ki Hajar Dewantara berdampak besar terhadap pola pikir,rasa dan karsa seorang  guru.dengan metode among  guru dapat mengantarkan siswa menjadi insan yang  merdeka,selamat   dan  bahagia  Pola pendidikan lama dengan memaksa siswa memperoleh hasil  tuntas  dengan berbagai target  dan hukuman  sebagai tindakan mendisiplinkan anak  tenyata  sebagai seorang guru  penulis  merasa menyesal    karena telah membunuh karakter siswa  menghanlangi  kodratnya untuk berkembang sesuai  bakat  dan minat.

  Hal  petama  yang dilakukan penulis  dengan memahami  karakter siswa  dan menetapkan cara belajar   sesuai kondisi ,bakat ,dan  potensi   siswa.

  Di masa Pandemi ini  penulis akan menerapkan tindakan pemikiran KHD  sebagai berikut :   

  1. Siswa yang mengikuti daring diberi pilihan kemudahan dalam penggunaan fitur layanan internet misalnya  ada yang memilih mengirim tugas dengan mengupload atau recaman suara ,vidio atau foto tugas.
  2.  Siswa yang tidak memiliki hp mengikuti pembelajaran luring  melalui kunjungan guru ke rumah siswa ditentukan setiap 3 minggu  sekali  tatap muka
  3.  Berkomunikasi dengan orang tua untk sama - sama membimbing siswa

 

1.    



Tidak ada komentar:

Posting Komentar