Minggu, 24 Juni 2012

Mimpi


Uhhh...Matanya merah sangar..badannya tegap penuh kemarahan mengajakku se sudut ruangan mencengkram tanganku kuat, menarik tubuhku lalu melerainya memutar dan kembali menarik, nafasku terengah-engah bahkan hampir habis tak bisa lagi ada kata-kata tolong mulutku seperti kram. Bagaimana aku bisa membebaskan diri dari tatapan mata sangar dan cengkraman kokoh lengannya  yang besar..aku seperti berada dalam lorong yang penuh gelap tak satupun yang bisa kulakukan..akhirnya tubuhku lemah..dan pasrah menerima takdirku....samar-samar kudengar teriakanya mana kertasku kembalikan...kembalikan...kembalikan suara menggema diseluruh dinding lorong ...apa yang harus kukembalikan...kertas  apa...sempat kurasakan cengkramannya mulai melemah aku harus membebaskan diri,.harus.,dalam gelap dan takut ku melihat setitik terang nan jauh diujung lorong dan dalam sekejappun aku bejuang melepaskan cengkraman yang lemah dan lari sekencang mungkin dengan nafas yang masih terengah,.masih kudengar suaranya memelas kembalilah kutak bisa jauh dari kertasku...tapi aku terus berlari meninggalkannya dan..satu ,dua oh aku makin dekat dengan cahaya itu..dan tiba-tiba aku melihat langit-langit kamarku..guling dan ooooo...aku sedang berada dalam kamarku....Astagafirullahhaladzim...AllahhuAkbar...SubbahannAlah...ternyata hanya mimpi.......Ya Allah aku tak pandai meramal mimpi...kata orang mimpi bunga tidur tapi jika mimpi seperti ini....huuuffff buatku gelisah....seperti nonton hororr...Ya Allah Engkaulah penenang sejati hatiku....kembali ku berzikir ya Allah Engkaulah pelindungKu ...Engkau Maha diatas segala Maha....jagalah diriku dan keluargaku ...amin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar