Ini tentang cinta yang awam,tradisional dan sesungguhnya jauh dr pengertian cinta yang sesungguhnya
sang lelaki merasa cintanya karena cinta keluarga besar dan tradisi,bukan mencintai wanita karena kelembutan,ketulusan dan kasih sayang.Sebagian besar orang beranggapan cinta hanya penerus keturunan,,,sangat sedih dimana sang wanita selalu kalah ketika memperjuangkan haknya
Ketika pada satu saat kubertanya pada sang lelaki tentang apa sebab dan mengapa dia pergi meninggalkan sang istri dan anak dalam kandungannya..jawabannya harga diri.ini berarti menikah adalah ajang coba-coba bagi sang lelaki,sungguh tragis..Sebaliknya ketika kutanya pada sang wanita tetap pasrah menerima..dengan linangan air mata sendiri membesarkan anak tampa sedikitpun tanggung jawab suami yang pergi.
Dan kemana dewi amor yang dapat menyatukan dua insan ,kemana cinta sejati yang walau tak bersatu tetap memberikan kesejukan dalam jiwa....cinta mereka bak ajang silat penuh dengan pertentangan dan ketidaknyamanan bahkan keluarga tercerai berai .Kadang aku berpikir cinta dua anak manusia ini sesungguhnya cinta yang prematur ...ya cinta mereka ternyata tak dilandasi dengan saling memahami dan menerima .cinta mereka tampa kerelaan dan keihlasan ,cinta mereka kurang dari kelembutan dan kasih sayang,hingga pada akhirnya memang tak bisa dipertahankan
Belajarlah memahami cinta dari hati ,menjaga kebersihan diri agar kelak benar-benar merasakan apa itu arti cinta yang sebenarnya.....Karena sang lelaki masih tetap berada pada peringkat satu untuk menentukan cintanya layak dan tak layak dan sang wanita mau tidak mau harus menerima ,seberapa besar luka sang wanita ....inilah fakta yang terjadi di antara saudara,tetangga dan masyarakata kita....mudah-mudahan kisah sedih ini kedepannya semakin berkurang.....(salam damai )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar